atau biasa disebut footnote adalah sebuah tulisan yang ditemukan dibagian akhir halaman dalam karya ilmiah, makalah, skripsi, dan lain sebagainya slot online terpercaya. Catatan tersebut biasanya terkait dengan penjelasan dari paragraf yang berisi informasi sumber referensi yang digunakan atau catatan penjelas yang menerangkan suatu istilah.
Isi dari catatan kaki (footnote) yaitu menyatakan sumber, pendapat, atau keterangan penyusunan mengenai hal yang diuraikan dalam teks. Bentuk dari catatan kaki ini sendiri yaitu dapat berupa buku rujukan atau sekedar keterangan tambahan pada bagian akhir sebuah karya tulis.
Alasan mengapa catatan kaki itu merupakan elemen penting yang tidak boleh terlewatkan dari karya ilmiah karena dapat memberi judi slot online keterangan atau komentar, juga sebagai informasi mengenai sumber atau sebagai patokan penulisan dalam daftar bacaan. Pembuatannya dapat dibilang tidak terlalu sulit apabila sudah mengetahui langkah-langkah penyusunannya.
BACA JUGA :
4 Jenis Topologi Jaringan, Bantu Akses Komputer dalam Satu Waktu
Mengenal Catatan Kaki
Sebelum memasuki bagaimana cara membuat catatan kaki, ada baiknya bila mengetahui terlebih dahulu secara detail pengertian dari catatan kaki. Istilah catatan kaki diambil dari terjemahan bahasa Inggris, yaitu footnote. Pengertian catatan kaki adalah daftar keterangan khusus yang ditulis di bagian bawah halaman atau akhir bab atau sub bab karya ilmiah. Menurut KBBI arti dari catatan kaki yaitu berupa keterangan yang dicantumkan di margin bawah halaman buku untuk menambah rujukan uraian dari naskah pokok.
Keterangan ini umumnya ditulis dalam huruf yang lebih kecil dibanding dengan huruf pada naskah utama atau pokok. Catatan kaki menjelaskan dari mana asal kutipan langsung maupun kutipan tidak langsung, atau sumber penggalan teks dalam sebuah tulisan. Setiap penggal teks yang menggunakan catatan kaki akan ditandai dengan nomor subscript di akhir kalimatnya, yang akan terkait langsung dengan sumber yang ada pada catatan kaki.
Fungsi Catatan Kaki
Sebelum memasuki bagaimana cara membuat catatan kaki, lebih baik untuk memahami fungsi dibuatnya catatan kaki. Setiap penulisan karya ilmiah ataupun jurnal, catatan kaki memiliki fungsi tersendiri yang sangat diperlukan dalam penulisan kutipan.
Hal ini berbeda dengan yang namanya daftar pustaka. Perbedaannya adalah jika daftar pustaka merupakan suatu daftar yang berisi buku, makalah, jurnal, dan lain sebagainya yang isinya dikutip langsung maupun tidak langsung ke dalam suatu karangan. Sedangkan, catatan kaki adalah suatu catatan dari teks yang dikutip yang biasanya diletakkan di bawah karangan. Terdapat fungsi lain dari catatan kaki yaitu :
- Setiap penulisan karya ilmiah ataupun jurnal, catatan kaki memiliki fungsi tersendiri yang sangat diperlukan dalam penulisan kutipan. Hal ini berbeda dengan yang namanya daftar pustaka. Perbedaannya adalah jika daftar pustaka merupakan suatu daftar yang berisi buku, makalah, jurnal, dan lain sebagainya yang isinya dikutip langsung maupun tidak langsung ke dalam suatu karangan. Sedangkan, catatan kaki adalah suatu catatan dari teks yang dikutip yang biasanya diletakkan di bawah karangan. Terdapat fungsi lain dari catatan kaki yaitu catatan kaki berfungsi sebagai petunjuk dan keterangan untuk memberikan lampiran terkait dengan pernyataan, data maupun fakta-fakta tertentu. Sehingga, pembaca pun dapat mempelajari terkait dengan persoalan, halaman, sub bab dari karya ilmiah atau jurnal yang terkait.
- Fungsi yang kedua adalah untuk menghargai dan memberi penjelasan dari mana kutipan itu didapat, serta agar pembaca karya ilmiah mengetahui sumber kutipan di dapatkan. Selain itu juga Anda menghargai karya orang lain yang Anda gunakan sebagai referensi penulisan.
- Fungsi yang ketiga yaitu untuk menunjukan referensi atau rujukan, supaya para pembaca karya ilmiah dapat mengerti dan mengetahui. Ulasan yang lebih jelas mengenai istilah-istilah yang digunakan dalam tulisan.
- Untuk memperluas konteks pembahasan. Dengan melampirkan catatan kaki pada pembahasan yang dikutip akan memperluas pembahasan yang dapat dipelajari oleh pembaca ketika menghadapi studi kasus yang sesuai dengan kutipan yang dilampirkan di dalam karya tulis kita.
- Sebagai informasi lanjutan. Dengan memberikan catatan kaki pada pernyataan ataupun pembahasan tertentu akan memberikan informasi lanjutan kepada pembaca. Dengan demikian pembaca dapat mencari informasi yang lebih luas dari yang dibahas maupun yang lebih terperinci terkait dengan studi kasus tertentu.
Sebelum membuat catatan kaki, sebelumnya Anda harus mengetahui unsur-unsur apa saja didalamnya. Setelah mengetahui unsur-unsur tersebut maka semakin mudah dalam pembuatan catatan kaki. Berikut ini adalah unsur-unsur yang ada dalam catatan kaki
1. Nama penulis atau pengarang
Menuliskan secara lengkap nama pengarang dari kutipan yang diambil tanpa perlu menuliskan gelar dari penulis tersebut.
2. Judul tulisan
Menuliskan judul dari sumber tempat kutipan diambil dengan jelas dan lengkap serta memperhatikan kaidah EYD di dalam menuliskan catatan kaki.
3. Tahun terbit
Salah satu hal yang perlu diberikan juga adalah tahun penerbitan dari kutipan yang ditulis. Atau tahun publikasi jika kutipan tersebut berbentuk jurnal atau tulisan lainnya.
4. Nomor halaman kutipan
Melampirkan halaman tempat kutipan tersebut diambil juga wajib untuk dicantumkan. Pada penulisannya, halaman tempat kutipan tersebut diambil disingkat menjadi halaman, kemudian nomor halaman tempat kutipan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar